Memberikan perhatian positif kepada anak Anda akan memberikan dampak yang lebih baik dibandingkan dengan mendisiplinkannya ketika ia dewasa. Perhatian yang tepat waktu dan konstruktif sangat penting untuk pertumbuhan holistik balita Anda. Pelajari cara menguasai seni bersikap positif terhadap anak Anda.
“Jangan sentuh itu!”, “Kamu mau dihukum?”, “Kamu mau aku mulai menghitung sampai 5?” Ini adalah kalimat-kalimat yang biasa didengar anak ketika berada dekat dengan orang tuanya. Dan mungkin hal itu memiliki efek yang diinginkan. Tetapi apakah itu percakapan yang seharusnya terjadi antara orang tua dan anak?
Tekanan pada orang tua sangat besar—untuk memberi contoh dan melakukan serta mengatakan hal-hal yang benar, bahkan ketika mata-mata mengawasi gerak-gerik dan ucapan mereka setiap hari. Karena keterbatasan waktu dan seringkali berusaha menyediakan kenyamanan materi terbaik bagi anak-anak mereka, orang tua bisa sibuk melakukan banyak hal sekaligus antara rumah dan pekerjaan, dan melupakan hal-hal mendasar dalam hubungan orang tua-anak. Gestur positif seperti pelukan dan belaian, tepukan sebagai tanda “kerja bagus”, bermain air di genangan, dan bermain permainan konyol mungkin adalah hal-hal yang akan dihargai dan diingat anak-anak Anda saat mereka tumbuh dewasa. Lebih penting lagi, perhatian yang diberikan kepada mereka akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan perilaku mereka.
Cara Menunjukkan Perhatian Positif
Tersenyumlah pada anak itu – tidak perlu alasan. Cukup tersenyumlah saat Anda lewat, dan tatap matanya.
Ekspresi wajah yang penuh perhatian – perhatikan ekspresi wajah Anda saat bersamanya. Dia juga memperhatikan dan menangkap isyarat-isyarat tersebut.
Terlibatlah dalam aktivitasnya – ajak dia berbicara tentang apa yang sedang dia lakukan dan berbincanglah dengannya. Berikan masukan jika diperlukan dan pujilah pekerjaannya ketika dia melakukan upaya apa pun.
Tindakan fisik – jika Anda ingin mendorong perilaku positif padanya, memukul atau menghukumnya dapat mengirimkan sinyal yang berlawanan. Jadi, perlakukan dia dengan lembut agar dia melakukan hal yang sama sebagai balasannya.
Dampak Perhatian Positif
Kepercayaan diri anak Anda: Perhatian positif kepada anak akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan dirinya. Diberi tahu bahwa ia pandai dalam sesuatu oleh orang-orang yang ia sayangi, termasuk Anda dan pasangan, anggota keluarga terdekat, dan teman-teman, akan mengembangkan rasa bangga pada dirinya sendiri.
Keamanan dan keselamatan: Interaksi yang konstan dengan orang tua menanamkan rasa aman pada setiap anak. Dan anak yang merasa aman jauh lebih bahagia. Justru pada saat-saat ketidakpastian atau kurangnya hubungan, rasa tidak aman anak akan bermanifestasi sebagai agresi dan perilaku rewel.
Menunjukkan perhatian positif untuk membuat konsekuensi negatif menjadi relevan: Seorang anak akan mulai memahami relevansi hukuman “time-out” ketika mereka melihat dan menghargai “time-in”. Luangkan waktu berkualitas bersama si kecil untuk menunjukkan kepada mereka apa yang akan mereka lewatkan.
Metode Terbaik untuk Memberikan Perhatian Positif:
Ciptakan metode Anda sendiri untuk memberikan perhatian positif kepada anak Anda. Cobalah mencari taman di sekitar rumah yang bisa Anda kunjungi – berjalan kaki ke taman dan kembali juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Menyiram tanaman setiap hari bisa menjadi cara yang bagus untuk terhubung dengan anak Anda. Permainan papan, menyiapkan meja makan untuk waktu makan adalah beberapa pilihan yang bisa Anda coba. Cobalah untuk menghindari waktu ini berpusat pada teknologi.
Memberikan perhatian positif kepada anak Anda dapat bermanfaat bagi orang tua maupun anak itu sendiri. Ingatlah bahwa menciptakan lingkungan yang positif dan membangun hubungan dengan anak Anda sangat berkaitan dengan menghabiskan waktu berkualitas bersamanya. Bersikap positif selama fase ini juga akan melatih Anda untuk menerapkannya sebagai keterampilan pengasuhan dan membantu Anda membangun ikatan yang kuat dengan anak Anda.